Private Lift vs Group Lift

5 07 2011

Sebelumnya sudah kita bahas bahwa private lift merupakan “standarisasi” untuk apartemen mewah saat ini.  Kali ini kita akan bicarakan kelebihan dan kekurangannya, tentu saja kita akan bandingkan dengan group lift.

Perbedaanya adalah:

1. Privasi

Sesuai dengan namanya, Private lift memberikan privasi yang lebih daripada grouping lift biasa.

Dengan private lift, unit di desain terpisah sehingga serasa hanya anda yang berada di lantai tersebut. Tentu ini hal positif bagi orang yang ingin sendiri, tetapi negatif bagi orang yang senang ber sosialisasi dengan tetangga.  Jadi untuk faktor ini masih imbang.

2. Waktu tunggu.

Dengan group lift anda bebas naik ke lift yang dahulu terbuka, sedangkan dengan private lift, anda harus menunggu lift yang menuju unit anda. Sehingga rata rata waktu tunggu private lift lebih lama, hal ini bisa di atasi dengan kecepatan lift yang lebih cepat atau lift yang parkir di lantai lobby.

3. Waktu traveling.

Karena hanya unit tertentu, biasanya anda hanya naik “sendirian” sehingga tidak memerlukan waktu lama untuk sampai di unit.  Waktu yang lebih cepat dan langsung ke tujuan bisa me- kompensasi waktu menunggu anda di lobby, apalagi jika lift sudah “menunggu” di lobby.

4. Acces Card.

Hampir semua private lift menggunakan acces card untuk mengatur tujuan, hal ini sangat penting karena lift berhenti tepat didepan pintu unit anda. Jadi kita tidak bisa “berkeliaran” secara sembarangan ke lantai lainnya.

Double Private Lift; dua lift untuk satu unit

5. Malfunction

Karena hanya menggunakan 1 atau 2 unit untuk setiap unitnya, maka daya tahan lift harus benar benar diperhatikan. Berbeda dengan group lift yang memiliki banyak lift untuk setiap lantainya. Karena ini sekarang banyak diperkenalkan double private lift” dimana ketika satu lift rusak, masih ada spare lift lainnya.

Demikian perbandingan antara private lift dan group lift, manakah yang lebih baik? Tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kelas dari apartment  itu sendiri.

Titian Pramudya

About these ads

Aksi

Information

2 responses

22 12 2011
Reza Tanakaify

bisa nggak jika private lift diaplikasikan dengan sky lobby? dan bisa nggak double private lift diaplikasikan dengan destination system?
Terima kasih

23 12 2011
titianpramudya

Maksudnya private lift adalah lift yang hanya boleh dipakai oleh “penghuninya” langsung didepan unit(biasanya pakai acces card)
Sedengkan lift yang menuju sky lobby biasanya adalah transfer lift yang hanya menuju lantai lobby dan sky lobbby.

Secara prinsip bisa saja di gabung.

Destination bisa diterapkan pada double entrance karena walaupun satu latai, tetapi dihitung dua bukaan (depan dan belakang)

*Thx for the comment.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.747 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: