Escalator Etiquette

27 12 2011

Di kota besar seperti Jakarta tentunya siapa yang belum pernah naik escalator? Tetapi apakah kita tahu etiket yang benar dalam menaiki escalator?

1. Berdiri di sebelah kanan, berjalan di sebelah kiri (ini berlaku untuk yang “berpasangan” dan “ber-rombongan)

Sama seperti jalan tol, apa yang terjadi apabila semua orang berjalan di jalur “se-enaknya” tentunya akan membuat macet dan frustasi. Pada area yang sibuk seperti stasiun, bandara dimana banyak orang yang ingin cepat, etiket ini sangat penting.

Saya sendiri bukan orang yang selalu terburu buru, tetapi ada beberapa orang yang perlu cepat.

* Untuk beberapa negara ada yang berbeda, kadang hal ini menyebabkan frustasi bagi turis asing atau sebaliknya.

2. Tangan pada hand rail.

Hand rail diciptakan untuk keamanan, karena itu gunakanlah handrail selama masih gratis. Walaupun handrail escalator sangatlah “kotor”, tetapi bayangkan apabila anda jatuh dari escalator tertinggi..

3. Jangan berhenti.

Jangan berhenti di awal, terutama diakhir escalator. Karena ketika anda menaiki escalator, ada puluhan orang dibelakang anda yang siap menabrak anda apabila berhenti. Untuk orang tua yang ragu ragu menggunakan escalator, gunakan lift. Apalah artinya beberapa menit demi keselamatan.

4. Jangan memotong.

Sekali lagi budaya “antri” harus di tingkatkan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Apabila kita ingin belajar mengenai etiket yang baik, mungkin bisa melihat video dibawah ini.

Titian Pramudya


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: