Handling Capacity ; Pengaruh-nya terhadap harga jual gedung

25 05 2011

Kalau kita pikirkan, mengapa harga jual sebuah gedung bisa mahal, salah satu jawabannya adalah lift. Bukan karena harga lift nya yang mahal, tetapi fungsinya. Bisa kita bayangkan sebuah gedung 10 lantai tanpa lift, apakah ada tenant yang mau menyewa lantai 4 keatas?

Sebelum membuat sebuah gedung kita perlu merancang dulu kebutuhannya. Berapakah  jumlah orang didalam gedung tersebut, apa fungsi dari gedung tersebut. Akan sangat disayangkan apabila gedung yang tinggi dan mewah tidak memiliki lift yang mendukung untuk mengantarkan penghuninya dengan efektif.

Kapasitas lift sendiri dapat di definisikan dalam handling capacity Baca entri selengkapnya »

Iklan




Traffic Analysis

15 03 2010

Salah satu faktor yang penting dalam desain lift penumpang adalah jumlah penumpang / kapasitas dari lift tersebut.

Banyak yang bertanya berapa kapasitas yang saya butuhkan?

Waiting Elevator

Untuk lift pada rumah, ruko, atau gedung yang kecil mungkin jawabanya mudah. Hal ini dapat dengan mudah dilihat dari jumlah penghuni /  orang yang kemungkinan menggunakan lift tersebut pada saat yang sama.

Tetapi bagaimana jika jumlah penghuninya sudah mencapai diatas seratus orang. Apakah kita harus menyediakan lift dengan kapasitas seratus orang juga?

Untuk itulah diperlukan yang namanya traffic analiysis. Traffic Analysis akan menganalisa berapa kapasitas lift yang dibutuhkan berdasarkan :

–  populasi / jumlah orang yang menggunakan elevator itu dalam sebuah zona (nanti akan saya bahas kemudian),

Jumlah lantai yang dilayani (travel dan bukaan pintu)

kecepatan dari lift tesebut (baik mpm, maupun waktu yang diperlukan umtuk membuka & menutup pintu) Baca entri selengkapnya »





Desain pintu lift

13 02 2010

Kali ini kita akan membahas mengenai desain dari pintu lift.

Secara garis besar, bukaan pintu lift dapat dibagi menjadi 3 ; yaitu Center Opening , Side Opening dan Up – sliding.

Berdasarkan namanya, kita bisa membayangkan maksudnya.

Center Opening With Style

Center opening biasa dipakai di banyak lift penumpang; dimana bukaan dari “tengah” memiliki kesan yang mewah. Center opening bisa terdiri dari 2 bagian atau 4 bagian, bergantung dengan space yang tersedia & bukaannya. Baca entri selengkapnya »





Machine Room-Less Elevator / MRL

30 01 2010

Dengan berkembangnya teknologi motor pengerak lift,  sekarang motor traksi dapat dirancang lebih kecil.  Sehingga tidak diperlukan lagi ruangan khusus (machine room) untuk meletakan motor dan relay, dimana motor diletakan pada bagian overhead dari hoistway, dan panel diletakkan pada tembok di lantai teratas.

hyundai machine room less

Hyundai MRL

Hal ini memberikan kesempatan lebih bagi perancang bangunan untuk berkereasi lebih. Dengan tidak adanya ruang mesin, maka jumlah lantai dapat bertambah (lantai atas tadinya diperuntukan untuk ruang mesin).  Sehingga MRL Elevator banyak digunakan di gedung rendah (dibawah 10 lt), dimana ruang mesinnya tidak tersedia.

Menggunakan desain pulley yang berbeda dari general traction elevator konvensional, maka lebih sedikit daya yang dibutuhkan untuk menggerakan lift. Sehingga MRL Elevator banyak disebut sebagai solusi yang “hijau”, dimana hemat tempat dan hemat daya, dan indah dipandang (relatif).

Desain MRL diperkenalkan tahun1996 oleh Kone tetapi kurang diterima di Amerika, dikarenakan mereka memiliki standart bangunan dimana setiap elevator harus memiliki ruang mesin terpisah.

Hyundai Elevator juga mengembangkan MRL Elevator,dimana memikiki desain yang lebih kompak dan hemat energi.

Keunggulan dari MRL Elevator ialah: Baca entri selengkapnya »





Traction Elevator

24 01 2010

Tulisan ini dibuat untuk merespon banyaknya permintaan mengenai prinsip kerja lift . Karena mayoritas elevator yang ada merupakan Traction Elevator, maka type ini yang akan dibahas terlebih dahulu.

Traction Elevator

Traction elevator mulai dikembangkan sejak hampir tidak mungkin lagi tidak efisiennya  menggunakan hydrolik elevator dikarenakan makin tingginya gedung yang dilayani. Maka dibuatlah lift dengan menggunakan kabel / atau biasa disebut traction elevator.

Kabel yang digunakan pada sebuah lift biasanya berjumlah 6 – 8 buah, dimana masing masing kabel sesungguhnya sudah dapat menahan beban lift itu sendiri . (bisa dibayangkan betapa amannya desain lift masa kini)

Permasalahannya jika kabel itu sendiri tidak putus, melainkan lift tersebut terlalu cepat sehingga kecepatannya cukup cepat untuk “mencelakai” penumpangnya. Baca entri selengkapnya »





Prinsip kerja elevator / lift

10 12 2009

Bardasarkan prinsip kerjanya, elevator / lift dibagi menjadi 2 macam kategori.

Hidrolik : menggunakan sistem hidrolik dimana elevator / lift diangkat seperti menggunakan dongkrak.

Sistem ini mulai ditinggalkan sejak pertengahan tahun1800 dimana tinggi bangunan sudah semakin tinggi, sehingga perangkat hidrolik yang diperlukan semakin besar.

Panoramic Lift

Lift kaca

Design yang kedua adalah menggunakan Kabel/ tali baja atau biasa disebut Traction Elevator, dimana car diangkat , bukannya didorong dari bawah. Baca entri selengkapnya »








%d blogger menyukai ini: